
Kritik Teks: Teori dan Praktik dalam Kajian Filologi Nusantara
Penulis: Nur Fauzan Ahmad
Editor: Abdul Kholiq
Cetakan I: 2026
Halaman: xxvi + 412
Ukuran: 15,5 x 23 cm
Buku ini menjawab kebutuhan mendesak akan literatur kritik teks (textual criticism) naskah Nusantara, memberikan fondasi teoretis dan praktis untuk memulihkan teks masa lampau agar terhindar dari distorsi. Penulis membedakan secara tegas antara Naskah (fisik/ kodikologi) dan Teks (isi), di mana kritik teks bertujuan mengembalikan teks yang rusak ke wujud aslinya atau sesuai kehendak pengarang (authorial intention).
Secara metodologis, buku ini menguraikan alur kerja filologi mulai dari inventarisasi, deskripsi, hingga transliterasi (baik diplomatik maupun standar). Inti pembahasannya meliputi tahapan kritik teks: recensio (pemeriksaan varian), examinatio (uji keaslian/gaya bahasa), dan emendatio (perbaikan kesalahan). Penulis juga merinci klasifikasi Varian Aksidental (tidak mengubah makna) dan Substantif (mengubah makna), serta membedakan kesalahan menjadi Volunter (disengaja) dan Involunter (tidak disengaja).
Keunggulan utama karya ini terletak pada adaptasi teori filologi Barat ke dalam konteks unik Nusantara (seperti tradisi penyalinan keraton dan pesantren) serta integrasi Filologi Digital untuk preservasi modern. Buku ini menjadi panduan esensial yang menjembatani teori dan praktik lapangan bagi peneliti untuk menghasilkan edisi teks yang otoritatif.