0899-3177-090 relasibuku@gmail.com

Wilayat Al-Faqih: Konstruksi Teokrasi dan Dialektika Kekuasaan di Republik Islam Iran
Penulis: M. Subhan Zuhairi
Penyunting: Nada Dianti
Cetakan: 2026
Halaman: xiii + 198
Ukuran: 14 x 20 cm
Penerbit: KHAZANAH PEDIA

Republik Islam Iran adalah sebuah laboratorium politik yang rumit, di mana iman, senjata, dan kebijakan strategis berkelindan dalam satu tatanan yang unik. Karakter hibrida ini menciptakan sebuah sistem yang mampu mengoperasikan birokrasi modern di bawah mandat teokratis Wilayat al-Faqih, di mana legitimasi ilahi dan prosedur elektoral berusaha dipertemukan dalam satu muara stabilitas.
Kemampuannya untuk bertahan dari persepsi “aneksasi Barat”—baik dalam bentuk pengepungan militer, sanksi ekonomi yang melumpuhkan, maupun infiltrasi budaya—menunjukkan tingkat resiliensi institusional yang tinggi. Ketahanan ini tidak hanya bersumber pada kekuatan koersif semata, melainkan pada kemampuan rezim dalam mengonversi tekanan eksternal menjadi narasi perlawanan nasional yang mampu mengonsolidasi basis pendukung setia revolusi.
Namun, di balik ketangguhan tersebut, Iran kini dihadapkan pada pergeseran internal yang fundamental, di mana dinamika demografis dan tuntutan modernitas mulai menguji batas-batas elastisitas sistem. Tekanan dari generasi muda yang haus akan keterbukaan ekonomi dan kebebasan sipil memaksa institusi-institusi penjaga nilai, seperti Dewan Garda dan Dewan Kebijaksanaan, untuk tidak sekadar bersikap represif, tetapi juga adaptif. Dialektika antara menjaga kesucian doktrin revolusioner dan memenuhi kebutuhan pragmatis masyarakat menjadi palagan intelektual dan politik yang menentukan.